- See more at: http://blog-rangga.blogspot.com/2013/03/cara-membuat-slideshow-photo.html#sthash.dVqnVnrV.dpuf Learn For Better

TEKNIK PERKAPALAN ITS

Rabu, 06 November 2013
Himpunan Mahasiswa Teknik Perkapalan ITS 

     Jurusan teknik perkapalan bertujuan untuk menghasilkan sarjana teknik perkapalan yang memiliki dasar pengetahuan, sikap dan keterampilan profesional dalam bidang teknik perkapalan dengan memperhatikan juga segi ekonomi dan manajemen serta mampu beradaptasi dan mengembangkan diri dalam perkembangan ilmu dan teknologi baru terutama dalam bidangnya. teknik perkapalan nantinya akan menjadi teknisi dalam membangun kapal dan seputar pemecahan masalah dalam lingkup perkapalan. Teknik perkapalan BUKAN pelayaran seperti nahkoda yang selama ini salah didalam presepsi masyarakat.

Laboratorium dan Studio
  1. Laboratorium Hidrodinamika Kapal Melaksanakan penelitian dan pengembangan yang terdiri atas bidang perkapalan maupun kelautan. Kegiatan yang dilakukan mencakup perhitungan tahanan kapal, effective horse power untuk kapal konvensional maupun kapal-kapal non-konvensional, penelitian gerak kapal & bangunan lepas pantai, serta pengukuran gaya akibat gelombang. Laboratorium ini mempunyai sebuah towing tank yang berukuran 50mx3mx1.8m dan dilengkapi dengan wave maker dan electronic data recorder.
  2. Laboratorium Produksi Kapal Dilengkapi dengan mesin-mesin las, baik manual maupun semi otomatis dan peralatan potong mekanik serta gas.
  3. Laboratorium Perencanaan dan Sistem Transportasi Memberikan pelayanan dan konsultasi, seperti mengadakan kursus/penataran untuk Perumpel dan Syah Bandar, konsultasi modifikasi bentuk, konstruksi dan sistem kapal, analisa ekonomis perencanaan kapal, dan analisa profil galangan kapal.
  4. Laboratorium Komputasi Fasilitas Komputer dengan PC stand alone yang terintegrasi dengan sebuah komputer server dalam satu jaringan. Dilengkapi dengan printer, plotter, serta perangkat lunak.
  5. Studio gambar Tersedia meja gambar dan peralatan khusus seperti mal kapal, strooklat serta ruangan yang relatif besar. Dapat digunakan sepanjang waktu, baik oleh mahasiswa maupun para dosen.

Prospek Lulusan

Lulusan yang diharapkan adalah mampu menguasai prinsip-prinsip perancangan kapal yang berkaitan dengan masalah struktur, dinamika, hidrodinamika, teknik produksi dan teknik komputasi serta menyiapkan lulusan agar dapat berkembang lebih lanjut sesuai dengan kemajuan teknologi. 


Galangan Kapal

Opini Penulis:
-        Disini kamu lebih banyak menggambar-nya, jadi bagi kalian yang hobi menggambar saya rasa jurusan ini sangat cocok untuk kamu. bayangkan kalo kamu bisa menggambar kendaraan terbesar dan terberat didunia, tentunya ada kebanggaan tersendiri buat kamu. yang ngerasa gak bisa gambar jangan berkecil hati, semuanya ada step-nya kok lagipula ini bukan menggambar seni tapi menggambar teknik jadi memang sudah ada ketentuan2 yang sudah ada jadi gak terlalu susah.di tahun pertama perkuliahaan kamu akan dapet mata kuliah yang namanya Menggambar Teknik I nah disitu kamu akan belajar semua dasar-dasarnya.


Rancang Garis Kapal

-       Jujur aja pas kamu nyari jurusan pasti kamu berorientasi sama prospek kerja dan tentunya besar GAJI yang kamu peroleh. tenang sobb... teknik perkapalan diindonesia (negeri) diindonesia cuma ada 6. dan ITS adalah perintisnya (paling nenek moyang). ITS ini udah punya relasi dengan PT.PAL perusahaan galangan milik pemerintah. jangan takut masalah prospek. Gaji....???. wisss... jangan salah insyaallah lebih dari cukup. sekedar cerita ada kok lulusan-nya frash graduate digaji 18jt. eitsss tapi resikonya besar sobb.. dan perlu kerja keras yang extra karena bekerja di galangan (bengkel pembuatan kapal) gak mudah dan kamu harus punya fisik + mental yang kuat. karena, kita ini anak teknik, anak teknik gak lenje, apalagi nanti proyeknya bernilai miliaran jadi ruang kesalahan harus diminimalisir. kesampingkanlah gaji wahai adek2 ku, karena disini kamu akan dididik untuk menjadi engineer yang kokoh dan mahir dibidangnya. nilai gaji pasti akan berbanding lurus dengan kinerja dan doa kamu kok... percaya sama Allah yang memberikan rizki :D. soo...apa pilihanmu??


Profil Jurusan T.Perkapalan

Ship Launching (bagian paling keren)

Ship Construction

PROSES PENGANGKUTAN PADA TUMBUHAN

Selasa, 02 Agustus 2011
1. Pengangkutan Air & Mineral

a) Ekstravaskuler
Pengangkutan air dan mineral di luar pembuluh.
berlansung dari : epidermis > korteks > endodermis > periskiel > xilem akar.
Dapat melalui 2 cara :

i) Apoplas
menyusupnya air tanah melalui semua bagian tak hidup dari tumbuhan, misalnya dinding sel dan ruang antar sel.  

ii) Simplas
bergeraknya air tanah dan zat terlarut melalui bagian hidup dari sel tumbuhan misalnya, sitoplasma,vakuola dari satu sel ke satu lain


b) Intravaskuler
Pengangkutan air dan mineral dari akar ke daun melalui berkas pembuluh (xilem)

2. Pengangkutan hasil fotosintesis

pengangkutan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan dilakukan oleh floem secara 2 arah, yaitu dari daun ke tempat penyimpanan cadangan makanan dan ke tempat yang aktif tubuh.

TIPS BELAJAR FISIKA

Sabtu, 30 Juli 2011


Tips belajar fisika menyenangkan

1.  Pahami Konsep
     
        Ini syarat utama dan tujuan kita belajar fisika. Konsep itu apa ? coba baca materi fisika di sebuah buku. Penjelasan panjang lebar dan bertele-tele mengenai suatu pokok bahasan itu adalah konsep (yang bukan rumus). Sederhananya seperti itu… ingat ya, ibarat perang, konsep itu amunisi alias peluru dkk… kalau anda tidak punya amunisi, anda pasti kalah. Kalau anda belum paham konsep, anda belum belajar fisika. Dan tentu saja anda akan kalah dalam pertempuran melawan soal-soal fisika.

2. Pahami penurunan rumus
      
        Coba pahami bagaimana suatu rumus diturunkan. Contoh : rumus Energi Potensial EP = mgh itu asalnya dari mana ? Semuanya telah dijelaskan di setiap materi fisika yang dimuat di buku... sekali lagi, saya meminta anda memahami proses penurunan rumus. bukan menghafal… tujuannya agar anda tahu dari mana asal rumus tersebut.

3. JANGAN HAFAL RUMUS
     
        Sebaiknya anda jangan menghafal rumus, apapun itu. Memang kadang kepada anda tidak dijelaskan konsep fisika dengan baik, tapi hanya disodorkan rumus. Secara tidak langsung anda disuruh menghafal rumus. anda kena batu ketika menemukan soal yang tidak cocok dengan satu rumus pun. Padahal anda punya banyak koleksi rumus. Jangan Hafal Rumus ! percuma anda hafal rumus tapi tidak mengerti konsep fisika… Rumusnya dipahami saja.

4. Sering kerjakan latihan soal
    
       Mengapa saya meminta anda mengerjakan latihan soal sesering mungkin ? Kalau anda sering mengerjakan soal fisika, dengan sendirinya rumus diingat. Anda juga semakin memahami konsep fisika. Ingat waktu pertama kali belajar naik sepeda atau sepeda motor ? rasanya sulit sekali… bahkan mungkin jatuh berulangkali… sama saja dengan fisika. Jika anda sering latihan soal, jam terbang anda makin tinggi. Kerjakan soal dari yang termudah ya.. setelah soal yang mudah ditaklukan, baru lanjut ke soal yang sulit.

MIKROSKOP

Rabu, 27 Juli 2011
    Mikroskop adalah sebuah alat yang digunakan untuk melihat benda-benda yang sangat kecil yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang,

Sejarah:
Antony van Leeuwenhoek (1632-1723), seorangmahasiswa ilmu pengetahuan alam berkebangsaan Belanda,adalah yang pertama-tama melaporkan pengamatannyadengan keterangan dan gambar-gambar yang teliti.Leeuwenhoek melakukan pengamatan ini selama iamemburu hobinya mengasah lensa dan membuatmikroskop. selama hidupnya Ia telah membuat lebih dari250 buah mikroskop, masing-masing terdiri dari lensatunggal hasil gosokan rumah yang ditanam dalam kerangkakuningan dan perak; kekuatan pembesaran tertinggi yangdapat dicapainya hanyalah 200 sampai 300 kali.


Jenis-Jenis Mikroskop :


  • Mikroskop Cahaya    
mikroskop cahaya mempunyai perbesaran maksimum 1000 kali. Mikroskop jenis ini memiliki tiga lensa, yaitu lensa objektif, lensa okuler, dan kondensor. Lensa objektif dan lensa okuler terletak pada kedua ujung tabung mikroskop. Lensa okuler pada mikroskop ada yang berlensa tunggal (monokuler) atau ganda (binokuler). Lensa kondensor berperan untuk menerangi objek dan lensa-lensa mikroskop lain. Dengan pengaturan yang tepat maka akan diperoleh daya pisah maksimal.



  • Mikroskop Stereo
Mikroskop stereo merupakan jenis mikroskop yang hanya bisa digunakan untuk benda yang relatif besar dengan perbesaran 7 hingga 30 kali. Benda yang diamati dengan mikroskop ini dapat terlihat secara tiga dimensi.
Komponen pada mikroskop stereo hampir sama dengan mikroskop cahaya. Perbedaannya pada ruang ketajaman lensa mikroskop stereo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mikroskop cahaya sehingga kia dapat melihat bentuk tiga dimensi benda yang diamati.

  • Mikroskop Elektron
Mikroskop elektron mempunyai perbesaran sampai 100 ribu kali. Elektron digunakan sebagai pengganti cahaya. Ada dua tipe pada mikroskop elektron, yaitu mikroskop elektroscanning (SEM) dan mikroskop elektron transmisi (TEM).





Fungsi Bagian-bagian Mikroskop

1. Lensa Okuler
untuk memperbesar benda yang dibentuk oleh lensa objektif

2. Tabung Mikroskop
Untuk mengatur fokus, dapat dinaikkan dan diturunkan

3. Tombol pengatur fokus kasar
Untuk mencari fokus bayangan objek secara cepat sehingga tabung mikroskop turun atau naik dengan cepat

4. Tombol pengatur fokus halus
Untuk memfokuskan bayangan objek secara lambat, sehingga tabung mikroskop turun atau naik dengan
lambat

5. Revolver
Untuk memilih lensa obyektif yang akan digunakan

6. Lensa Objektif
Untuk menentukan bayangan objektif serta memperbesar benda yang diamati. Umumnya ada 3 lensa objektif dengan pembesaran 4x, 10x, dan 40x.

7. Lengan Mikroskop
Untuk pegangan saat membawa mikroskop

8. Meja Preparat
Untuk meletakkan objek (benda) yang akan diamati

9. Penjepit Objek Glass
Untuk menjepit preparat di atas meja preparat agar preparat tidak bergeser.

10. Kondensor
Merupakan lensa tambahan yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang masuk dalam mikroskop

11. Diafragma
Berupa lubang-lubang yang ukurannya dari kecil sampai selebar lubang pada meja objek. Berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang akan masuk mikroskop

12. Reflektor/cermin
Untuk memantulkan dan mengarahkan cahaya ke dalam mikroskop. Ada 2 jenis cermin, yaitu datar dan cekung. Bila sumber cahaya lemah, misalkan sinar lampu, digunakan cermin cekung tetapi bila sumber cahaya kuat, misalnya sinar matahari yang menembus ruangan, gunakan cermin datar.

13. Kaki Mikroskop
Untuk menjaga mikroskop agar dapat berdiri dengan mantap di atas meja.


Mikroskop

Pembesaran mikroskop adalah hasil kali pembesaran lensa objektif dan pembesaran lensa okuler, sehingga dirumuskan:
Mmik=Mob\times Mok

Karena lensa okuler mikroskop berfungsi seperti lup, pembesaran mikroskop dirumuskan sebagai berikut:

Pembesaran Mikroskop pada saat mata berakomodasi maksimum

Mmik=Mob\times(\frac{Sn}{fok}+1)=(\frac{S'ob}{Sob})\times(\frac{Sn}{fok}+1)
Agar mata berakomodasi maksimum, jarak lensa objektif dan lensa okuler dirumuskan:
d=S'ob+Sok=S'ob+\frac{Sn\times fok}{Sn+fok}
Dengan ketentuan:
  • \!Mmik = Pembesaran mikroskop
  • \!Mob = Pembesaran oleh lensa objektif
  • \!Sn = Titik dekat mata
  • \!fok = Jarak fokus lensa okuler
  • \!S'ob = jarak bayangan oleh lensa objektif
  • \!Sob = jarak benda di depan lensa objektif
  • \!d = jarak lensa objektif dan lensa okuler

Pembesaran Mikroskop pada saat mata tidak berakomodasi

Mmik=Mob\times \frac{Sn}{fok}=\frac{S'ob}{Sob}\times \frac{Sn}{fok}
Agar mata berakomodasi maksimum, jarak lensa objektif dan lensa okuler dirumuskan:
d=S'ob+fok\,\!
Dengan ketentuan:
  • \!Mmik = Pembesaran mikroskop
  • \!Mob = Pembesaran oleh lensa objektif
  • \!Sn = Titik dekat mata
  • \!fok = Jarak fokus lensa okuler
  • \!S'ob = jarak bayangan oleh lensa objektif
  • \!Sob = jarak benda di depan lensa objektif
  • \!d = jarak lensa objektif dan lensa okuler

Hukum Dasar Kimia

Senin, 25 Juli 2011
1. HUKUM KEKEKALAN MASSA = HUKUM LAVOISIER
"Massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap".

Contoh:
hidrogen  + oksigen  ®   hidrogen oksida
   (4g)         (32g)               (36g)

2. HUKUM PERBANDINGAN TETAP = HUKUM PROUST
"Perbandingan massa unsur-unsur dalam tiap-tiap senyawa adalah tetap"

Contoh:

a. Pada senyawa NH3 : massa N : massa H
= 1 Ar . N : 3 Ar . H
= 1 (14)  : 3 (1) = 14 : 3
b. Pada senyawa SO3 : massa S : massa 0
= 1 Ar . S : 3 Ar . O
= 1 (32) : 3 (16) = 32 : 48 = 2 : 3

Keuntungan dari hukum Proust:
bila diketahui massa suatu senyawa atau massa salah satu unsur yang membentuk senyawa tersebut make massa unsur lainnya dapat diketahui.

Contoh:
Berapa kadar C dalam 50 gram CaCO3 ? (Ar: C = 12; 0 = 16; Ca=40)
Massa C = (Ar C / Mr CaCO3) x massa CaCO3
= 12/100 x 50 gram = 6 gram
massa C
Kadar C = massa C / massa CaCO3 x 100%
= 6/50 x 100 % = 12%

3. HUKUM PERBANDINGAN BERGANDA = HUKUM DALTON
"Bila dua buah unsur dapat membentuk dua atau lebih senyawa untuk massa salah satu unsur yang sama banyaknya maka perbandingan massa unsur kedua akan berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana".

Contoh:

Bila unsur Nitrogen den oksigen disenyawakan dapat terbentuk,
NO dimana massa N : 0 = 14 : 16 = 7 : 8
NO2 dimana massa N : 0 = 14 : 32 = 7 : 16

Untuk massa Nitrogen yang same banyaknya maka perbandingan massa Oksigen pada senyawa NO : NO2 = 8 :16 = 1 : 2

4. HUKUM-HUKUM GAS
Untuk gas ideal berlaku persamaan : PV = nRT

dimana:
P = tekanan gas (atmosfir)
V = volume gas (liter)
n = mol gas
R = tetapan gas universal = 0.082 lt.atm/mol Kelvin
T = suhu mutlak (Kelvin)

Perubahan-perubahan dari P, V dan T dari keadaan 1 ke keadaan 2 dengan kondisi-kondisi tertentu dicerminkan dengan hukum-hukum berikut:


A.

HUKUM BOYLE
Hukum ini diturunkan dari persamaan keadaan gas ideal dengan
n1 = n2 dan T1 = T2 ; sehingga diperoleh : P1 V1 = P2 V2

Contoh:
Berapa tekanan dari 0 5 mol O2 dengan volume 10 liter jika pada temperatur tersebut 0.5 mol NH3 mempunyai volume 5 liter den tekanan 2 atmosfir ?

Jawab:
P1 V1 = P2 V2
2.5 = P2 . 10  ®  P2 = 1 atmosfir

B. HUKUM GAY-LUSSAC
"Volume gas-gas yang bereaksi den volume gas-gas hasil reaksi bile diukur pada suhu dan tekanan yang sama, akan berbanding sebagai bilangan bulat den sederhana".

Jadi untuk: P1 = P2 dan T1 = T2 berlaku : V1
/ V2 = n1 / n2

Contoh:
Hitunglah massa dari 10 liter gas nitrogen (N2) jika pada kondisi tersebut 1 liter gas hidrogen (H2) massanya 0.1 g.
Diketahui: Ar untuk H = 1 dan N = 14

Jawab:

V1/V2 = n1/n2 ®  10/1 = (x/28) / (0.1/2) ®  x = 14 gram
Jadi massa gas nitrogen = 14 gram.

C. HUKUM BOYLE-GAY LUSSAC
Hukum ini merupakan perluasan hukum terdahulu den diturukan dengan keadaan harga n = n2 sehingga diperoleh persamaan:

P1 . V1 / T1 = P2 . V2 / T2

D. HUKUM AVOGADRO
"Pada suhu dan tekanan yang sama, gas-gas yang volumenya sama mengandung jumlah mol yang sama. Dari pernyataan ini ditentukan bahwa pada keadaan STP (0o C 1 atm) 1 mol setiap gas volumenya 22.4 liter volume ini disebut sebagai volume molar gas.

Contoh:
Berapa volume 8.5 gram amoniak (NH3) pada suhu 27o C dan tekanan 1 atm ?
(Ar: H = 1 ; N = 14)

Jawab:
85 g amoniak = 17 mol = 0.5 mol

Volume amoniak (STP) = 0.5 x 22.4 = 11.2 liter

Berdasarkan persamaan Boyle-Gay Lussac:

P1 . V1 / T1 = P2 . V2 / T2
1 x 112.1 / 273 = 1 x V2 / (273 + 27) ®  V2 = 12.31 liter

STOKIOMETRI


Stokiometri atau Hitungan kimia adalah cara-cara perhitungan yang berorientasi pada hukum-hukum dasar ilmu kimia. Perlu disadari bersama bahwa ukuran materi yang dipelajari dalam kimia begitu sangat kecilnya, sehingga ada satuan khusus untuk menunjukkan jumlah maupun konsentrasi suatu zat. Disamping itu suatu unsur memiliki masa atom relatif (Ar) yang khas begitupula massa molekul relatif (Mr) suatu senyawa dan semua ini terkait dengan konsep mol.

Jelas bahwa ada kemampuan dasar yang harus dikuasai dalam mempelajari stokiometri yaitu konsep mol dan hukum dasar ilmu kimia. Dalam hal ini akan diberikan bermacam-macam contoh soal hitungan kimia beserta pembahasanya.

Contoh-contoh soal :

1. Berapa persen kadar kalsium (Ca) dalam kalsium karbonat ? (Ar: C = 12 ; O= 16 ; Ca=40)
Jawab :
1 mol CaCO, mengandung 1 mol Ca + 1 mol C + 3 mol O
Mr CaCO3 = 40 + 12 + 48 = 100
Jadi kadar kalsium dalam CaCO3 = 40/100 x 100% = 40%


2. Sebanyak 5.4 gram logam alumunium (Ar = 27) direaksikan dengan asam klorida encer berlebih sesuai reaksi :
2 Al (s) + 6 HCl (aq)  ®  2 AlCl3 (aq) + 3 H2 (g)
Berapa gram aluminium klorida dan berapa liter gas hidrogen yang dihasilkan pada kondisi standar ?

Jawab:

Dari persamaan reaksi dapat dinyatakan
2 mol Al x 2 mol AlCl3 ®
   3 mol H2
5.4 gram Al = 5.4/27 = 0.2 mol

Jadi:
AlCl3 yang terbentuk = 0.2 x Mr AlCl3 = 0.2 x 133.5 = 26.7 gram
Volume gas H2 yang dihasilkan (0o C, 1 atm) = 3/2 x 0.2 x 22.4 = 6.72 liter


3. Suatu bijih besi mengandung 80% Fe2O3 (Ar: Fe=56; O=16). Oksida ini direduksi dengan gas CO sehingga dihasilkan besi.
Berapa ton bijih besi diperlukan untuk membuat 224 ton besi ?
Jawab:
1 mol Fe2O3 mengandung 2 mol Fe
maka : massa Fe2O3 = ( Mr Fe2O3/2 Ar Fe ) x massa Fe = (160/112) x 224 = 320 ton
Jadi bijih besi yang diperlukan = (100 / 80) x 320 ton = 400 ton


4. Untuk menentukan air kristal tembaga sulfat 24.95 gram garam tersebut dipanaskan sampai semua air kristalnya menguap. Setelah pemanasan massa garam tersebut menjadi 15.95 gram. Berapa banyak air kristal yang terkandung dalam garam tersebut ?
Jawab :
misalkan rumus garamnya adalah CuSO4 . xH2O
CuSO4 . xH2O ®   CuSO4 + xH2O
24.95 gram CuSO4 . xH2O = 159.5 + 18x mol
15.95 gram CuSO4 = 159.5 mol = 0.1 mol
menurut persamaan reaksi di atas dapat dinyatakan bahwa:
banyaknya mol CuS04 . xH2O = mol CuSO4; sehingga persamaannya

24.95/ (159.5 + 18x) = 0.1 ®  x = 5
Jadi rumus garamnya adalah CuS04 . 5H2O

Rumus Empiris dan Rumus Molekul

Rumus empiris adalah rumus yang paling sederhana dari suatu senyawa.
Rumus ini hanya menyatakan perbandingan jumlah atom-atom yang terdapat dalam molekul.
Rumus empiris suatu senyawa dapat ditentukan apabila diketahui salah satu:
- massa dan Ar masing-masing unsurnya
- % massa dan Ar masing-masing unsurnya
- perbandingan massa dan Ar masing-masing unsurnya

Rumus molekul: bila rumus empirisnya sudah diketahui dan Mr juga diketahui maka rumus molekulnya dapat ditentukan.

Contoh: Suatu senyawa C den H mengandung 6 gram C dan 1 gram H.
Tentukanlah rumus empiris dan rumus molekul senyawa tersebut bila diketahui Mr nya = 28 !
Jawab: mol C : mol H = 6/12 : 1/1 = 1/2 : 1 = 1 : 2
Jadi rumus empirisnya: (CH2)n

Bila Mr senyawa tersebut = 28 maka: 12n + 2n = 28 ®  14n = 28 ®   n = 2
Jadi rumus molekulnya : (CH2)2 = C2H4

Contoh: Untuk mengoksidasi 20 ml suatu hidrokarbon (CxHy) dalam keadaan gas diperlukan oksigen sebanyak 100 ml dan dihasilkan CO2 sebanyak 60 ml. Tentukan rumus molekul hidrokarbon tersebut !
Jawab: Persamaan reaksi pembakaran hidrokarbon secara umum
CxHy (g) + (x + 1/4 y) O2 (g) ®  x CO2 (g) + 1/2 y H2O (l)
Koefisien reaksi menunjukkan perbandingan mol zat-zat yang terlibat dalam reaksi.
Menurut Gay Lussac gas-gas pada p, t yang sama, jumlah mol berbanding lurus dengan volumenya
Maka:
mol CxHy : mol O2 : mol CO2 = 1 : (x + 1/4y) : x
20 : 100 : 60 = 1 : (x + 1/4y) : x
1 : 5 : 3 = 1 : (x + 1/4y) : x
atau:
1 : 3 = 1 : x ®  x = 3
1 : 5 = 1 : (x + 1/4y) ®
  y = 8
Jadi rumus hidrokarbon tersebut adalah : C3H8

Membuat Sel Surya di Atas Kertas

Minggu, 24 Juli 2011

               Para peneliti di Massachusetts Institute of Technology berhasil menciptakan teknologi pembuatan panel surya yang bisa dicetak di selembar kertas. Perkembangan ini membuat pembuatan panel surya lebih murah dan mudah.
Panel surya dari kertas ini cukup kuat walaupun telah dilipat menjadi mainan pesawat terbang. Selain itu, panel surya yang fleksibel tersebut dapat diisi ulang saat terkena cahaya matahari.
Proses pencetakan menggunakan uap, bukan cairan. Penggunaan suhu kurang dari 120 derajat Celsius memungkinkan penggunaan kertas, plastik, atau kain biasa sebagai wadah panel surya.
Peneliti mengatakan, "Panel dari kertas ini menjadi sebuah terobosan yang dapat mengurangi biaya produksi dalam pembuatan panel surya. Biayanya hampir seperseribu biaya panel yang terbuat dari kaca."
Peneliti mengatakan, sel surya yang dicetak di atas kertas ini masih dalam tahap uji coba, efisiensinya masih sekitar 1 persen.
Profesor Teknik Elektro Vladimir Bulovic yang turut serta dalam penelitian ini mengatakan, walaupun efisiensi masih sangat kecil, panel ini sudah bisa menggerakkan alat-alat kecil. "Saya yakin, dalam waktu dekat kami akan menyempurnakan panel surya fleksibel ini," ujarnya. (National Geographic Indonesia/Arief Sujatmoko)

Sumber :
National Geographic Indonesia

Rusia Ciptakan Teleskop Terbesar

Sabtu, 23 Juli 2011
                                          Oleh Arief Sujatmoko | sains dan teknologi
Rusia Ciptakan Teleskop Terbesar
Astro Space Center
 
Teleskop angkasa terbaru miliki Rusia akan menjadi teleskop terbesar yang pernah dibuat. Efektivitas antena dari teleskop tersebut dapat mencakup tiga puluh kali diameter bumi. Teleskop ini akan berhubungan dengan radio darat yang telah diresmikan sebelumnya dan diharapkan dapat mendapatkan informasi mengenai lubang hitam.

Teleskop yang disebut dengan RadioAstron ini memiliki antena sepanjang sepuluh mete dan jika digabungkan dengan radio darat, maka resolusinya akan 10.000 kali lebih baik dari teleskop Hubble.

RadioAstron merupakan teleskop yang menggunakan basis interferometri, yaitu sistem yang menyusun teleskop besar dan menghubungkan tiap observatorium, serta menjadikannya jaringan dengan resolusi yang tinggi. 

Jepang pernah menciptakan sistem seperti ini 15 tahun lalu. Sistem buatan Jepang disebut Highly Advanced Laboratory for Communications and Astronomi (HALCA). Namun, proyek Jepang ini hanya bertahan beberapa tahun. 

RadioAstron, yang disebut pembuatnya akan sepuluh kali lebih sensitif dibandingkan dengan HALCA, dirancang untuk membentang di orbit, dengan 27 kelopak serat karbon yang membentuk piringan selebar sepuluh meter. RadioAstron akan memiliki orbit yang elips, memungkinkan gravitasi bulan untuk memindahkan jalurnya. Seperti yang dikutip dari siaran pers, "Dengan komputer yang kuat, teleskop ini memungkinkan para ilmuwan Rusia untuk mengembangkan gambar resolusi yang sangat tinggi dari galaksi yang jauh.

Dengan teknologi seperti ini, para ilmuwan berharap akan mampu mengintip peristiwa lubang hitam di pusat galaksi M87, penelitian tentang gelombang radio yang dipancarkan oleh maser air, sebuah awan bermolekul air yang ditemukan dalam cakram galaksi, dan penelitian pulsar. (Sumber: Popsci)

Teknologi Pengurai Macet

                            Oleh Ni Ketut Susrini | http://ngi.cc/npy | sains dan teknologi



Teknologi Pengurai Macet

David Shankbone
Kawasan Midtown, New York, Amerika Serikat akan memiliki teknologi pengurai macet yang memungkin orang mengetahui waktu dan lokasi kemacetan. Walikota Michael R. Bloomberg juga mengatakan teknologi tersebut juga bisa mengubah sinyal lampu lalu-lintas setiap kali dibutuhkan.

Teknologi yang menelan biaya 1,6 juta dolar tersebut memanfaatkan teknologi nirkabel untuk mengumpulkan data lalu lintas dari sensor-sensor gelombang mikro, kamera video, dan alat bayar elektronik yang tersebar di 23 persimpangan di 110 blok di Midtown.

Data yang terkumpul digunakan untuk mengidentifikasi tempat-tempat yang lalu lintasnya bermasalah. Dari sana mereka bisa mengubah durasi lampu lalu-lintas agar sesuai dengan kebutuhan di jalan raya. Jika lalu-lintas padat, komputer akan menyarankan pertambahan durasi lampu merah, dan petugas hanya perlu memberi persetujuan dengan menekan tombol "OK".

Data yang sama juga akan digunakan untuk pembuatan aplikasi bagi perangkat bergerak, seperti ponsel atau komputer sehingga pengguna jalan mengakses informasi jalan raya melalui perangkat yang mereka bawa. "Saya tidak ingin warga berpikir bahwa mulai besok tidak akan ada lagi kemacetan," kata Bloomberg. "Tapi kita bisa memperbaikinya. Butuh waktu untuk memperbaiki sistem."

Midtown memang sangat membutuhkan teknologi pengurai kemacetan. Bloomberg memperkirakan kemacetan yang terjadi di hari Senin mengakibatkan kerugian ekonomi kota sebesar 13 miliar dolar.

Komisioner transportasi kota Janette Sadik-Khan mengungkap  bahwa New York adalah kota pertama yang menggunakan teknologi ini untuk mengurai kemacetan. Uji coba akan dilakukan dalam enam bulan mendatang menggunakan data GPS yang dikumpulkan dari taksi. Data tersebut digunakan untuk menghitung waktu tempuh ke berbagai tempat tujuan. (Sumber: The New York Times).

Polusi Malah Menunda Pemanasan Global

 Cerobong asap menghiasi senja di kawasan pesisir, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (11/10/2010). Selain emisi gas buang kendaraan bermotor, sektor industri juga memiliki andil dalam pencemaran udara dan pemanasan global.
 
Polusi Malah Menunda Pemanasan Global
Tri Wahono | Rabu, 6 Juli 2011 | 16:06 WIB
KOMPAS.com — Emisi yang dihasilkan dari penggunaan batu bara oleh negara-negara Asia diperkirakan menunda pemanasan global selama satu dekade sejak 1998. Meskipun demikian, ancaman efek rumah kaca masih nyata dan dampaknya dapat terasa ketika negara-negara berkembang berhasil mengatasi polusi.
Penundaan kenaikan suhu itu diakibatkan sulfur dalam jumlah sangat banyak dan memiliki efek mendinginkan pada planet. Aerosol yang dihasilkan dari sulfur menyebabkan pembentukan lapisan awan tebal yang membuat sinar matahari tidak sepenuhnya masuk ke bumi.
"Penundaan ini bisa dibilang fatamorgana," ujar para peneliti yang berasal dari berbagai universitas, termasuk Boston dan Harvard University dari AS dan University of Turku dari Finlandia. "Efek dari pelepasan karbon selain sulfur akan muncul dalam jangka panjang," demikian tertera dalam laporan yang diterbitkan hari Minggu lalu.
Penundaan peningkatan temperatur ini tidak akan berlangsung lama. Demikian dijelaskan peneliti. Ketika negara-negara berkembang berhasil mengatasi polusi, emisi sulfur juga akan berkurang. "Aerosol di atmosfer akan berkurang dan suhu planet akan meningkat cepat mengingat jumlah karbon di atmosfer pun sudah banyak," ujarnya.
Laporan itu juga berisi tentang fakta bahwa peningkatan temperatur global tidak berubah secara signifikan selama tahun 1998 sampai 2008 meskipun berton-ton emisi karbon dilepaskan ke atmosfer.
Emisi karbon pada masa itu banyak dihasilkan oleh negara-negara Asia yang ekonominya sedang berkembang. (National Geographic Indonesia/Alex Pangestu)
Sumber :
National Geographic Indonesia